Senin, 16 Januari 2012

BANTEN SESAYUT Sidha Karya


BANTEN SESAYUT



Sesayut Sida Karya Ditujukan kehadapan para Dewa. Sesayut ini merupakan suatu bentuk permohonan kehadapan-Nya agar segala apa yang dikerjakan membawa hasil dan tidak menemui kegagalan.

Manusia boleh berusaha namun Tuhanlah yang rnenentukan. Biasanya sesayut ini dipergunakan pada waktu ada upacara Panca Yadnya ataupun dalam bentuk pribadi sifatnya. Ada yang secara pribadi menghaturkan sesayut ini disanggah kemulan atau di Pura Desa. Ada pula yang bersamaan dengan hari kelahirannya atau otonannya.

Bahan-bahan Sesayut Sida Karya terdiri dari:
- Kulit Sesayut
- Segehan yang berbentuk segi empat
- Tumpeng kecil
- 4 buah Kwangen
- Bunga Tunjung
- 2 buah Tulung berisi nasi
- Raka-raka (Jajan dan buah-buahan)
- Daun Sirih dan Pinang
- Sampian Sesayut
 




Cara menatanya:

  • Kulit Sesayut diletakkan dalam sebuah Nampan atau Nare, kemudian di atasnya ditaruh segehan yang berbentuk segi empat. Di tengah-tengah segehan tersebut diisi tumpeng kecil. Selanjutnya setiap sudutnya ditancapi dengan Kwangen, berarti banyaknya empat buah.
  • Ujung Tumpeng ditancapi setangkai bunga Tunjung. Di sekelilingnya berisi raka-raka (jajan dan buah-buahan serta 2 (dua) buah dulang berisi nasi yang di bawahnya dialasi dengan daun sirih serta buah pinang. Barulah kemudian di atasnya diisi Sampian Sesayut.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar