Minggu, 23 Desember 2012

BANTEN PRAYASCITA


BANTEN PRAYASCITA

Bahan-bahan Banten Prayascita terdiri dari:

  • Nampan atau nyiru, bisa juga keben
  • Aled
  • Sampian Nagasari
  • Penyeneng Biasa (Madya)
  • Pebersihan Payasan
  • Lis senjata
  • Sampian Padma
  • Jajan Uli, Bagina, Apem, Roti kukus, Cerorot dan sebagainya
  • Tape Gede, Pinang, Tebu
  • Tempat nasi dari kelongkong
  • Coblong berisi daun dapdap yang diuiek diisi air sedikit
  • Peras Tulung Sayut (Sorohan Alit/ Tebasan Alit)
  • Daun tabia bun, daun dapdap dan padang lepas
  • Payuk pere berisi toya yang bercampur dengan bunga Tunjung, Cempaka putih kuning, mawar (bunga yang serba harum)
  • Beras Kuning Wadah Tekir
  • Bungkak yang dikasturi (Bungkak Nyuh Gading)
 Cara menatanya:
  • Nyiru atau nampan atau keben disiapkan, kernudian diisi aled. Di atasnya disusuni Pisang, Tebu, Tape Gede, Jajan Uli, Bagina, Apem, Roti Rebus, Cerorot, Sumping dan sebagainya.
  • Diisi pula dengan buah-buahan yang lain seperti Mangga, Anggur, Leci, Badung, Salak dan sebagainya.
  • Kemudian di teben (di belakangnya) diisi nasi Celongkong (bundaran dari janur yang diisi Tri Kona). Tatakannya adalah daun tabia bun yang jumlahnya ganjil (bisa 5, 7, 9 ataupun 11 biji). Di atas nasi Celongkong ditancapi dengan padang lepas dan muncuk daun dapdap.
  • Selanjutnya diisi pula Sorohan Alit atau Tebasan Alit dan Pebersihan Payasan. Toya Wadah Pere diatasnya diisi tekir berisi beras kuning dan bunga campur. Disertai Lis senjata, coblong yang ada daun dapdap diulek, di atasnya disusuni dengan Sampian Padma.
  • Setelah itu barulah diisi Penyeneng dan Sampian Nagasari




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar